Saat Inspirasi Hilang

abstrak-inspirasi
gambar diambil dari : blogmotivasi.xyz

 

Inspirasi. Ini kata yang penting, vital, buat semua penulis. Karena inilah letak dari kehidupan seorang penulis. Atau orang-orang yang bergerak di bidang seni lainnya. Entah seni musik atau seni lukis atau yang lainnya. Begitu inspirasi hilang, hilang semua intisari kehidupannya. Bernapas bagai orang asma, sesak, sekalipun ingin sekali bernapas dan tentunya, sangat membutuhkannya.

Kemana inspirasi pergi?

Beberapa pengalamanku sendiri mengatakan kalau bukan inspirasi dan ide-ide yang menguap dari kepala, tapi perasaan si penulis yang berubah. Perasaan kita sebenarnya menggerakkan dunia ide. Aneh? Begitulah, dengan pola kerja yang berlawanan, tapi bisa saling menyeimbangkan, logika dan emosi itu.

Apa ini berlaku buat semua orang? Aku nggak mau bicara seakan-akan aku orang paling tahu tentang ini, tapi ya, aku hampir pasti soal ini. Kita tahu kerja hormon, dirangsang oleh sistem syaraf pusat yang mendapat rangsang reseptor dari luar, tapi juga sebaliknya merangsang emosi. Misal, hormon endorfin yang keluar saat kita merasa senang, dan sebaliknya produksinya membuat kita juga merasa senang dan tenang. Atau hormon oksitosin yang disebut-sebut sebagai hormon cinta itu. Ini salah satu bukti kalau pikiran dipengaruhi dan mempengaruhi perasaan.

Nah, kalau kita udah tahu masalahnya, masalah kehilangan inspirasi ini pasti lebih mudah untuk diselesaikan. Apa yang membuat mood atau suasana hati kita berubah? Jadi sedih, kesal, atau muram? Masing-masing punya caranya. Masing-masing orang punya penyelesaian atas emosi-emosi ini. Begitu selesai, inspirasi bakalan datang lagi.

Gimana dengan kita yang merasa mood baik-baik aja, tapi dunia ide tampak tidak mau bekerja sama? Adakalanya kita suka nggak jujur ke diri sendiri, bisa jadi denial terhadap masalah atau malah merepresnya, jadi kita nggak perlu menghadapinya langsung. Karena itu, penting buat kita untuk diam sejenak, memikirkan banyak hal tentang diri kita, tentu saja biarkan diri jujur. Hadapi setiap kemungkinan, walaupun kemungkinan yang paling kita nggak suka.

Alasan mood berubah juga beragam, lho. Jangan lantas berpikir kalau yang membuat mood berubah karena inget mantan aja,ya. Atau ingat jati diri yang lagi jomblo hehe. Bisa karena hal sesederhana, seperti letih seharian beraktivitas atau suasana di lingkungan sekitar kita. Termasuk hal-hal sepele, seperti suhu, kebisingan, dan lain-lain.

Karena itu, kalau inspirasi hilang, cari akar penyebabnya dan mudah-mudahan inspirasi bisa kembali berteman dengan dunia ide kita.

Ayo tetap berkarya!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s