Tag Archives: Curhat

Satu Hari yang Tak Akan Terulang

546652_263102530451518_258489774246127_543294_1921561366_n[1]
Gambar diambil dari : rhaggill-duniaku.blogspot.co.id

Tanggal 18 Mei…

Tepat 19 tahun yang lalu, alias tahun 1998, ternyata hari ini adalah hari pertama mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR. Dan mereka melakukan itu di bawah ancaman tank, panser, dan senjata api. Waktu itu aku masih SMP.

Waktu itu aku masih kecil. Nggak kurang pula, apatis, masa bodo. Yang penting aku aman-nyaman di tempat tidur. Apa peduliku kalau di luar sana ada ribuan orang mati demi membela keyakinan mereka? Shame on me, huh?

Peristiwa Mei 1998 yang terekam jelas di ingatanku adalah tanggal 14 Mei 1998. Dulu ibuku mempekerjakan ART. Aku deket sama dia, dan hari itu adalah tanggal ulang tahunnya. Sayang sekali, pada hari itu, malam-malam sekitar jam 7, kericuhan terjadi di dekat rumah. Sejarak beberapa rumah, di seberangnya, ada indomaret (yang masih bertahan sampe detik-detik aku mau pindah rumah tahun 2015, lho! Mungkin sekarang juga masih ada) dan sekelompok orang rusuh menyerang indomaret itu.

Apa yang kulihat? Sekelompok super hero yang sedang membela bangsa? Bukan, sekelompok oportunis b***sat (maaf ya, aku sedang kesel hehe) yang sedang memanfaatkan situasi. Mereka menjarah minimarket itu. Bahkan, di ingatanku, mereka juga bawa barang-barang berat, kayak komputer. Entah itu dari indomaret, atau dari toko di dekat situ. Biar aku nggak tahu apa-apa, aku jijik melihat mereka.

Dari dulu sampe sekarang, keberadaan orang-orang seperti itu nggak pernah hilang. Orang-orang yang mencari kesempatan buat kepentingan mereka sendiri. Orang-orang yang nggak peduli dengan nasib orang lain. Orang-orang yang nggak punya kode moral. Dan orang-orang inilah yang sekarang memakai topeng agama. Kalau waktu kecil saat aku belum paham politik aku sudah merasa jijik, apalagi sekarang?

Aku nggak percaya kalau situasi sekarang akan berujung pada peristiwa reformasi 1998. Aku nggak mau menyebut itu kerusuhan, buatku itu sangat tidak menghormati orang-orang yang sukses menurunkan Soeharto dan dwifungsi ABRI di pemerintahan. Dan orang-orang yang mati membela keyakinan mereka. Bravo!

Sayangnya, orang-orang percaya. Orang-orang ketakutan. Bisa jadi, orang-orang yang trauma akan peristiwa 1998, orang-orang yang melihat langsung, nggak sepertiku yang cuma melihat dari dalam rumah yang sengaja digelapkan, supaya nggak kena serangan massa.

Dulu, waktu itu, mahasiswa dan rakyat bisa dibilang satu suara. Aku nggak bilang 100% ya, karena pasti selalu ada pro-kontra di balik semua. Yang pasti, kemuakan berpuluh tahun dan opresi Soeharto jadi pemicu. Kesatuan itu yang menggerakkan massa begitu luas, begitu banyak. Sekarang ini, dengan kita yang terpecah, mana mungkin pengumpulan massa semacam itu akan terjadi lagi? Pengikut organisasi agama yang katanya sampai 7 juta itu? Itu cuma sekitar 3% dari keseluruhan rakyat Indonesia. Kenapa takut?

Mungkin di balik ini semua, ada aktor-aktor lain. Lebih kuat, lebih berkuasa, daripada orang-orang kecil macam preman-preman bertopeng agama itu. Dan mereka sedang mempersiapkan skenario mereka. Tapi, buatku itu menjijikkan, bukan menakutkan.

Tahu yang kutakutkan? Saat seseorang dengan suara keledai malah dipuja-puja. Saat orang-orang menolak memakai salah satu bagian tubuh yang menggerakkan hampir seluruh sistem organ, yaitu sistem syaraf pusat. Saat kita bisa mulai melihat robot-robot bergerak dengan remote control di balik layar. Saat orang melupakan nuraninya sebagai bagian dari kelompok manusia, makhluk yang diciptakan tak kurang dari Tuhan sendiri.

 

well

 

Advertisements

Hai,
Sudah berapa lama kita tidak bersua?

Satu hari? Dua minggu?

Tidak penting berapa hari. Waktu tidak akan sebegitu membodohi kita. Dia berkuasa, tentu, tapi tidak atas kita. Hari-hari kau tidak ada pun, sesuatu tertinggal. Mengikuti seperti hantu. Kau yang paling kupercaya.

Apa yang paling membingungkan selain hubungan? Mereka naik ke haluan, lalu turun ke lambung. Dan di setiap anak tangganya, mereka bercerita. Kau dan aku, pasangan tak terpisah. Kalau satu saat, Yang Kuasa tidak lagi mengizinkan kita bertemu, kau tetap akan ada di sampingku. Mungkin tersenyum mendengar cericau bodohku. Karena tak ada lagi kau sebagai penuntun.

Kau yang paling kupercayai.

Di depanmu, aku suka menutup pintu. Yang kukunci baik-baik. Kadang, tak kuizinkan kau masuk ke baliknya. Tempat di mana aku berpesta pora. Tempat aku melupakan keindahan batinmu. Tempat di mana aku mudah sekali terlupa, lalu tersandung.

“……………”

Hai,
Kau yang suka berkata-kata. Di satu tempat dalam bagianku, kau berdiri dengan angkuh. Mendikte. Mencaci. Mengoreksi. Kau sering terlupa aku punya kata-kata yang berbeda. Akan semua yang berlawanan. Nanti, kalau kita tidak bisa lagi bersatu, kita akan selalu memegang hal yang kita yakini. Bersama.

Lewat beberapa waktu, kita mudah sekali terpisah. Kau dengan lembar-lembar taktis, aku dengan angan-angan tentang kemuliaan obyek. Dan saat kita tidak bisa dipersatukan, aku hilang kendali. Persimpangan tidak bisa terlihat begini banyak. Setiap marka berputar tanpa mau menunjuk dengan jelas.

Hai,
Kita bertemu lagi. Dalam kondisi yang paling tidak memungkinkan. Tapi, apa yang lebih indah dari kemungkinan yang lahir dari kemustahilan? Lalu, aku melihatmu di ujung sana. Kau terus menanti. Aku tahu kau selalu ada di sana. Mungkin karena itu aku jadi begitu ceroboh.

Kau akan merangkulku lagi, kan? Dengan semua kemustahilan dua sisi yang bersatu. Melahirkan kemungkinan baru yang lebih luas.

Hai, apa kabarmu?

 

sampai

Our Shared Activity

IMG_20160810_080344.jpg
Enter a caption

This is the sketch of my son, drawing nyan cat

 

Want to know nyan cat? Check this site : http://www.nyan.cat

Nyan cat with all the flavour! 😀

 

IMG_20160810_081356

And this is the nyan cat that’s being drew by my son

 

IMG_20160810_081414

Another one, with stories :

As far as I know. The villagers (from minecraft) seems beheaded (ow!) and the head is fall off the ground. Here comes the nyan cat, I think he wants to eat the head…

Scary story, really…

 

IMG_20160810_080356

While my son creates the stories, I was drawing my cat, Mochi. Greetings by Mochi!

 

This is our shared activity this morning. It’s a lot of fun, until I decided to post this and spoil all fun! Hehe…

I think it’s better we get back to our activity again 🙂

 

See you, all!

 

Fenomena Nyan Cat

 

 

Jangan ngaku kekinian kalau belum kenal Nyan Cat!!!

Well, sebenernya itu semboyan yang rada dipaksain. Aku juga kenal nyan cat gara-gara anakku, namanya Si Tombo. Awalnya, dia lagi seneng-senengnya main “Cat Simulator.” Itu game simulasi kucing ngehancurin rumah. Literally! Mudah-mudahan nggak bawa pengaruh buruk, tapi sejauh ini sih, nggak juga. Soalnya, kalau Tombo berantakin rumah, dia sendiri yang tanggung jawab beresin. Berantakinnya mungkin enak, tapi beresinnya kan nggak enak. Semoga itu artinya Tombo udah mulai bisa bikin keputusan sendiri.

Oke, balik ke Nyan Cat. Nyan Cat apaan, sih? Jujur deh, aku juga nggak paham banget. Pertama kali ketemu, Tombo lagi nyari Cat Simulator di PC. Berhubung sekarang yang tren adalah mobile computing, alias apa-apa pakenya HP, nggak nemulah permainan itu buat PC. Eh, malah ketemu Nyan Cat Simulator. Nyan Cat Simulator itu cuma kucing yang nggak tahu kenapa, badannya itu berbentuk pop tarts (semacam biskuit malkist dioles apa gitu, snacknya orang Barat kayaknya) dan dia ngeluarin pelangi dari ekornya. Sepupunya Tombo bilang ‘he’s farting rainbow‘ or something. Oh! *speechless abis*

Dan, yang agak menyebalkan nih, dia nyanyi “nyan, nyan, nyan” nggak putus-putus dengan suara cempreng anime Jepang dan lagu yang iramanya…er…gimana, ya? Aku nggak bisa nangkep dia pake melodi apa. Mungkin c-g-c-g (ngaco, ini ngaco!)

Si Nyan Cat ini nggak ngelakuin apa-apa selain terbang di luar angkasa, ngikutin kemana panah scroll kita. Kemanapun kita arahin panahnya, dia ngikut. Tombo suka itu! (???) Kalau dari rangsang visual emang cukup bagus buat anak-anak. Kepala dan kaki-kaki kucingnya abu-abu terang, warna badannya yang bentuk pop tarts itu pink dengan kotak-kotak pink tua, base biskuitnya cokelat, trus pelanginya (nanya Tombo yang hapal di luar kepala) warna red, orange, blue, and purple. Rangsang visual ini lumayan dianjurkan buat bayi sekitar 3 bulan yang udah mulai aware sama sekitarnya.

Oke, kupikir Tombo paling nggak lama bosen. Salah besar! Nggak cuma mainin di rumah, dia ngenalin Nyan Cat sama sepupu-sepupunya dan mereka, entah suka juga, atau karena pengen bikin Tombo seneng, nyetel juga di rumah mereka pas kita main ke sana. Tinggallah kakak ipar yang pusing denger lagu berirama c-g-c-g (sekali lagi, ini ngaco!) yang berantakan itu.

Yang jadi fenomena besar yang membingungkan adalah, begitu Tombo eksplorasi lebih lanjut tentang Nyan Cat, ternyata dia terkenal!!! (Kaget beneran) Bahkan, ada yang bikin Nyan Cat versi windows, alias logo windows diikutin sama ekor pelangi panjang sama nada-nadanya agak dimirip-miripin sama nada lagu windows pas starting di PC itu. Sampai ada versus grumpy cat-nya (nggak disaranin buat anak karena ternyata mengandung kata-kata kasar yang kotor dan nggak kefilter sama restricted mode di youtube karena modelnya emang kartun, jadi hati-hati juga, restricted mode nggak sepenuhnya berfungsi). Trus ada gitar cover sampai piano cover. Wow banget!

Karena sekali suka sesuatu, Tombo suka nyari-nyari terus, akhirnya dia juga nemuin aplikasi chatting sama Kyan Cat. Kalau kuambil kesimpulannya sih, dia ini semacam orang yang berbaik hati menjelaskan segala macem soal Nyan Cat, mirip-mirip Call Center. Tapi, aku rada nggak percaya itu resmi, masa sih?! Untuk sebuah Nyan Cat?! 😀

Seterusnya, anakku mulai chatting sama Kyan Cat. Untungnya sih, anakku mau cerita-cerita dan malah nunjukin isi chatting. (Sama sekali nggak nyambung chattingnya, sumpah!) Tapi, karena profesional, si Kyan Cat itu terus aja ngeladenin chat anakku, yang entah apa maksudnya. Pernah sekali aku disuruh sama Tombo untuk chatting sama si Kyan Cat, aku kasih tahu aja dia lagi chatting sama anak umur 5 tahun. Nggak ada respon sih, tapi kalau diperhatiin dia jadi lebih maklum. Karena pas pertama chatting dia sampe sempet bilang “Are you joking?” or something yang kayaknya dia sendiri bingung, ini lawan bicaranya ngomongin apa, sih.

Wah, aku nggak nyangka, untuk hal sesederhana Nyan Cat (awal gamenya kan dia cuma ngikutin panah scroll aja!) jadi bisa viral kayak gitu, menyebar kemana-mana dan jadi upgrade. Ini bukti kalau kita nggak boleh banget meremehkan sesuatu, ya!

 

Saat Inspirasi Hilang

abstrak-inspirasi
gambar diambil dari : blogmotivasi.xyz

 

Inspirasi. Ini kata yang penting, vital, buat semua penulis. Karena inilah letak dari kehidupan seorang penulis. Atau orang-orang yang bergerak di bidang seni lainnya. Entah seni musik atau seni lukis atau yang lainnya. Begitu inspirasi hilang, hilang semua intisari kehidupannya. Bernapas bagai orang asma, sesak, sekalipun ingin sekali bernapas dan tentunya, sangat membutuhkannya.

Kemana inspirasi pergi?

Beberapa pengalamanku sendiri mengatakan kalau bukan inspirasi dan ide-ide yang menguap dari kepala, tapi perasaan si penulis yang berubah. Perasaan kita sebenarnya menggerakkan dunia ide. Aneh? Begitulah, dengan pola kerja yang berlawanan, tapi bisa saling menyeimbangkan, logika dan emosi itu.

Apa ini berlaku buat semua orang? Aku nggak mau bicara seakan-akan aku orang paling tahu tentang ini, tapi ya, aku hampir pasti soal ini. Kita tahu kerja hormon, dirangsang oleh sistem syaraf pusat yang mendapat rangsang reseptor dari luar, tapi juga sebaliknya merangsang emosi. Misal, hormon endorfin yang keluar saat kita merasa senang, dan sebaliknya produksinya membuat kita juga merasa senang dan tenang. Atau hormon oksitosin yang disebut-sebut sebagai hormon cinta itu. Ini salah satu bukti kalau pikiran dipengaruhi dan mempengaruhi perasaan.

Nah, kalau kita udah tahu masalahnya, masalah kehilangan inspirasi ini pasti lebih mudah untuk diselesaikan. Apa yang membuat mood atau suasana hati kita berubah? Jadi sedih, kesal, atau muram? Masing-masing punya caranya. Masing-masing orang punya penyelesaian atas emosi-emosi ini. Begitu selesai, inspirasi bakalan datang lagi.

Gimana dengan kita yang merasa mood baik-baik aja, tapi dunia ide tampak tidak mau bekerja sama? Adakalanya kita suka nggak jujur ke diri sendiri, bisa jadi denial terhadap masalah atau malah merepresnya, jadi kita nggak perlu menghadapinya langsung. Karena itu, penting buat kita untuk diam sejenak, memikirkan banyak hal tentang diri kita, tentu saja biarkan diri jujur. Hadapi setiap kemungkinan, walaupun kemungkinan yang paling kita nggak suka.

Alasan mood berubah juga beragam, lho. Jangan lantas berpikir kalau yang membuat mood berubah karena inget mantan aja,ya. Atau ingat jati diri yang lagi jomblo hehe. Bisa karena hal sesederhana, seperti letih seharian beraktivitas atau suasana di lingkungan sekitar kita. Termasuk hal-hal sepele, seperti suhu, kebisingan, dan lain-lain.

Karena itu, kalau inspirasi hilang, cari akar penyebabnya dan mudah-mudahan inspirasi bisa kembali berteman dengan dunia ide kita.

Ayo tetap berkarya!