Tag Archives: Tombo’s Corner

When I’m Feeling Jealous

photo
This is one of the book that Tombo’s already finished. He’s supposed to be the one who’s writing the resume, but I guess let’s skip it for now!

 

Author : Trace Moroney

Publisher : Bonnier Publisher

Publishing Year : 2013

 

Now, for this extra… Children’s book, I want to write in English. Well, only because the book is established in English language. Hope I can pull it off well. If not, please excuse me, because English is not really my native language.

I want to especially make this section because there’s a pile of good children’s book in front of me right now. And it’s really poking me, I can definitely hear them calling me, begging me to be resumed… How can I resist that, duh?!

Now, it’s the book about jealousy. I kinda amazed because usually, the feeling like that usually being considered bad in Indonesia (I don’t know about Western People, though). And adults don’t like the children to feel that. Furthermore, they will oppose their children to even read about it because they think it can effect their mind. But, what can one do about feelings? I bet adults have this sort of feeling, too. And it’s really matter to know something if you want to overcome it.

So, the writer is Trace Moroney. I honestly don’t know about the author, nor whether she/he (I have the feeling that it’s a she, but no one can really know before they meet the person itself, right?) is famous writer or not. I just know, the book is great. It exactly shows you what jealousy is.

If you want to know the author, just visit her site here. Just click it, it’s easy, kids!

 

photo (2)The metaphor is good, too. There’s one quote in this book about jealousy; “When I’m feeling jealous I feel like a big, green, grouchy monster. I see the things others have and want to have them all to myself.” You can really relate, right? Adults, be honest! Me, honest! 😀

There are few symptoms of the jealousy feeling in this book also. And every single time, spot on! And the writer told the children too, how to overcome the jealousy. It’s certainly an awful feeling, but remember, it’s there and it’s true. I’m a little bit disappointed by the fact that the author isn’t exactly underline that the feeling is pretty normal, but she told you what you can do to overcome such feeling.

So, never afraid of such feeling, it’s normal, kids! The most important thing is how to make the feeling go away, because it will make you upset!

And to top of that, I like the visualization. The character is being visualized as rabbit and who doesn’t like rabbit?! It’s so cute. What I like about Western children’s book is the picture they represented. It’s unique in every different book. Sometime, the writers don’t especially make it very neat or aesthetically beautiful, but it felt close to you. Because it’s for children, the warm and welcoming picture, easy-looking too, of course make the book become the apple of one’s eye!

 

photo (1)

 

Even though the children like it simple, I bet the illustrator will never think that visualization of a character is easy. Because you need to create the strong, unique character, otherwise it’s not gonna interesting at all. Children maybe simply pleased, but not that easy to be pleased. They knew what’s interesting and what’s not! Don’t underestimate them!

I strongly recommended this book, not really every day that you find the book about awful feelings!

 

Advertisements

Homeschooling Sama Sepupu : Bareng Lebih Seru!

Karena ada insiden duka sebelum ini -ayah mertua meninggal-, aku, suami, dan Tombo jadi banyak nginep di rumah mertua. Well, ini late post, sih. Kejadiannya udah beberapa minggu yang lalu. Karena waktu di rumah mertua agak susah buat updet blog. Bukan karena kerja di sana, cuma nggak enak aja megang hp terus hehe…

Akhirnya…Tombo sama dua sepupunya, Isya dan Kekek (kalau mau tahu soal mereka, ada juga blog yang ditulis Isya : klik sini, cepet!). Mereka juga homeschooling, awal insprasinya emang dua anak ini. Mereka pun berkonspirasi menghebohkan rumah eni (ibu mertua). Eh, nggak ding, cuma bikin ribut dikit doang! hehe…

Tapi, berkat mereka, ada aja kegiatan asik yang bisa dilakuin pas lagi bareng. Dan itu nggak perlu melibatkan gadget (walaupun mereka masih aja suka mohon2 buat dibolehin pake gadget -_-;). Salah satunya tebak-tebakan gambar.

IMG_0945

Isya mulai gambar dengan warna merah (kekek langsung nebak strawberry), lalu setengah lingkaran warna cream. Kita nebak-nebak, sampe akhirnya pas Isya gambar seladanya, Kekek berhasil nebak; burger! Kok bisa tahu, ya? Aku aja nggak tahu. Ini hasil gambar Isya.

 

IMG_0946

 

Habis itu, giliran Kekek. Kekek mulai dengan ngegores warna merah. Namanya juga kakaknya, yang kayaknya ngerti banget pikiran adeknya, Isya langsung nebak; strawberry! Terinspirasi dari tebakan awalnya (liat cerita di atas). Duh Kek, you need a little twist! Dan inilah hasil akhirnya, strawberry dengan warna merah yang yummy. Tentu saja, jangan lupa wajah senyum. Soalnya, kita semua adalah orang-orang yang friendly… :p

 

IMG_0947

 

 

Jangan lupa, selalu selipkan nasehat-nasehat berharga. Setelah Isya gambar laki-laki nangis karena nggak boleh ngerokok ini, Kekek dan Tombo langsung menebar slogan no-smoking di seantero rumah Eni dan ngomel-ngomelin para perokok yang ketahuan ngerokok di rumah. Smoke police! Keren!

 

IMG_0948

Hmm… Tombo nggak pernah lupa sama crossing-nya (padahal udah vakum dari hal-hal berbau crossing ini). Kata mereka, cinta pertama itu memang susah matinya wkkk… So predictable, Tombo! Waktu dia gambar silang, langsung kita bertiga (iiya aku ikut main, iya!) serempak bilang “crossing!”

Emang ya, yang namanya manusia makhluk sosial, mereka bisa lebih kreatif kalau lagi bareng-bareng. Bahkan, waktu mereka bosen, mereka nemu aja permainan baru. Aku nggak propaganda homeschooling sih, tapi enaknya homeschooling itu ya, gitu. Kita bebas beraktivitas gimana aja, kadang itu bisa bikin kita lebih kreatif. (Eh, jadi mirip propaganda. Maklumlah, ya. Hehe…)

 

Belajar Berjuang

smiley_blanton_unschooling_meme

 

 

Ini sebenernya pernah diposting di blog ini versi jadul. Tapi, karena aku mau rombak besar-besaran untuk memulai hidup baru (halaaaahhh) bersama blog yang ini. Nggak mau pindah ke lain hati gitu ceritanya! Akhirnya, posting-posting zaman dulu kuhapus, tapi fotonya nggak. Ada juga beberapa tulisan yang masih kusimpen, karena terlalu sayang buat ngebuang itu.

Nah, kalau ini, adalah dokumentasi tentang perjuangan. Pahlawan? Yang pasti bukan pahlawan nasional semacam MH. Thamrin dkk, bukan pahlawan daerah macam Tuanku Imam Bonjol atau Pattimura.

Justru, ini dokumentasi perjuangan anak bayi! Kejadiannya pas di tanggal 17 Agustus 2011. Artinya, Tombo usianya 3 tahun. Ini tengah malem lho, harap dicatat! Dan dia seger kayak kucing abis dimandiin. Melek gede gitu matanya, keliatan, kan?

100_0596 e

 

Ini ceritanya dia dari telentang. Tapi, aku rada telat ngedokumentasiinnya. Soalnya, sibuk merhatiin.

Kalau ada orang lain ngeliat, kali aku disangka emak tega kali, ya. Ini anak mati-matian ngebalikin badan sambil kesel-keselan gitu. Mengerang-ngerang nggak jelas.

 

Tapi, aku mikir-mikir. Dia kan lagi berjuang, masa perjuangannya kupatahkan cuma gara-gara empati yang nggak ada dasarnya, sih? Toh, posisinya nggak lagi bahaya. Jadi, aku biarin dia berjuang.

Pertama-tama, dia ngebalikin badan. Tahap ini nggak terlalu susah. Masalahnya timbul waktu ia harus ngebetulin posisinya. Cari posisi nyaman.

100_0594 e

 

Lihat, di sini tangannya kejepit. Dia udah kesel banget, sampe hampir mau nangis gitu. Aku mulai nggak tega, tapi nahan diri. Ayo, berjuang, Nak!

Aku beneran ngomong sama anak bayi ini, lho! Ayo, Tombo! You can do it! Begitu terus. Jangan tanya dia ngarti apa nggak, ya. Pokoknya aku ngomong aja terus.

 

Ini butuh waktu berapa lama, ya? Aku kira-kira sih, hampir 10 atau 15 menitan. Yang, mungkin buat bayi, yang biasa diladenin, itu waktu yang lumayan lama, kan?

 

100_0598 e

Ini berjuang banget dia buat benerin posisi tangannya. Udah lumayan lama, sampai akhirnya, yaaaah, mungkin lemah2nya cewek kali, ya. Haha. Akhirnya, aku tarik dikit tangannya, biar keluar begini.

I mean, dia udah berjuang lama dan kupikir itu lebih dari cukup.

 

Bagaimanapun, anak seumur 3 bulan itu harus merasakan saat-saat terbahagianya. Jadi, nggak usah terlalu dipaksa. (Eh, apa aku udah maksa dari awal, ya? Hehe…)

Daaaaaannn……

 

100_0600 e
AKHIRNYAAA!!! BISA JUGA!!!

Dan ini pertama kalinya Tombo tengkurap dengan usaha sendiri. Masih curang dikit dibantu dikit, ya. Tapi, cuma dikiiiiittt, kok!

Selamat hari kemerdekaan! Selamat hari perjuangan! (Ssstt, biar late post dan ini bukan hari kemerdekaan, biarlah, ya!) Ini anak kayaknya bakalan jadi anak nasionalis, soalnya berjuang aja mesti di hari kemerdekaan!

Kalau yang namanya abis berjuang, abis itu boleh dong, nyantai-nyantai… Sambil nikmatin hadiah paling asik…

100_0597 e

 

Ngemut jari! Maaf ya Mbo, belom boleh umur segitu ngemut permen, jadi apa yang ada aja dulu, deh… (^_-)v